Rabu, 02 Desember 2015

Dibalik Garis-Garis Tuhan bagian Akhir

Setelah hari kelima, ternyata tidak semua urusan pengambilan gambar selesai. Setelah saya setel hasil gambarnya di PC, beberapa ada yang suaranya tidak masuk. Kebanyakan karena suara terpaan angin atau suara jalan raya yang ramai dan menelan suara para pemeran. Lagi-lagi saya benar-benar stres. Frustasi. Malam itu saya langsung memberikan berita ini kepada para cast. Setelah berkomunikasi, akhirnya para cast mau untuk recording suara untuk pengganti suara asli video.

Setelah mencari waktu, akhirnya hari senin, setelah UTS hari pertama saya bersama Garindra dan Malyda melakukan recording. Karena memang scene mereka yang suaranya sangat buruk dan berisik. Alhamdulillah lancar dan tidak cukup disulitkan keadaan.

Akhirnya, mulai malam itu, tiap malam saya mengedit semuanya menjadi film. Saya hanya menggunakan corel videostudio X2 karena Laptop saya tidak akan kuat untuk aplikasi lainya yang lebih canggih atau lebih baru.

Setelah itu, kami merilis video trailernya di kelas dan Alhamdulillah, apresiasi dari teman-teman sangat diluar dugaan. Bahkan beberapa tim sampai menangis karena benar-benar tidak menyangka akan seramai itu saat trailernya kami putar. Setelah itu kami membuka pemutaran trailernya untuk umum dan lagi-lagi kami tidak menyangka bahwa banyak yang akan penasaran dengan film GGT ini.

Selang beberapa hari, saya menayangkan film itu di kelas dan alhamdulillah apresiasi dari teman-teman juga luar biasa. Saya sangat terharu dengan hal ini karena walaupun tidak sempurna, paling tidak, tidak mengecewakan teman-tenan. Saya juga nengucapkan terimakasih kepada tim yang telah berjuang sekuat tenaga mati-matian dan saya tau itu. Early sang Storybuilder, Garindra-Malyda, maincast yang aktingnya sangat luar biasa, juga para pemeran lain yang merangkap menjadi kru juga, hehe, ada Adinda, Lia, Miftah, Degrita, dan Ridhwan.

Pada saat pengumuman film yang tayang di Cinemanik 2014, hasilnya sangat menngejutkan karena film kami tidak tayang. Tetapi, ternyata film kami justru tayang di puncak acara HUT SMA N 1 Kendal ke-53 2014. Kenapa? Karena film kami menjadi Film Pendek Terbaik, Festival Film Smanik 2014! Alhamdulillah. Terima kasih ya Allah, orang tua, tim dan teman-teman semuanya.

Sebelum memulai proyek untuk Festival Film Smanik 2015, saya dan Miftah mengedit ulang film GGT dalam versi extendednya yang durasinya menjadi 20 menit dari versi aslinya sekitar 12 menit. . Lalu, kami merilisnya kembali dan mengunggahnya ke Youtube untuk membangunkan kenangan kisah Rudi dan Anna dalam GGT karena...... Yes! Dalam FFS 2015 ini kami membuat sekuel dari Garis-Garis Tuhan, Garis Putus-Putus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar